SMP Labschool Cibubur Wakili Indonesia ke Kompetisi Dancing Catalonia di Spanyol (Indonesian)

SMP Labschool Cibubur Wakili Indonesia ke Kompetisi Dancing Catalonia di Spanyol

SMP Labschool Cibubur kembali mengirimkan 31 siswa-siswinya menuju Spanyol untuk mengikuti Festival “Dancing Catalonia” pada tanggal 20-24 Maret 2016 mendatang.

Festival yang diselenggarakan oleh European Association of Folklore Festival (EAFF) ini merupakan ajang kompetisi tahunan dengan melombakan berbagai genre tari dari beragam kelompok usia.

Festival tahunan ini akan digelar di kota Lloret De Mar yang memerlukan waktu 2 jam jika menggunakan bis dari Barcelona. Dan pada tahun lalu Festival Dancing Catalonia diikuti lebih dari 600 penari dari 50 group tari yang berasal dari seluruh dunia.

Kepala SMP Labschool Cibubur menjelaskan, sebagai juara Folkflore pada penyelenggaran di Rusia tahun lalu, secara otomatis Sekolah yang terletak di Timur Kota Jakarta itu meraih tiket tanpa perlu mengikuti seleksi.

“Kita otomatis ikut. Anak-anak akan berangkat ke Spanyol dan bertanding di kategori folklore bersaing  dengan peserta lainnya dari berbagai negara di dunia,” kata Uswadin saat acara gelar pamit tim Danadhyaksa Budaya SMP Labschool Cibubur, Jumat (11/3/2016).

Sebagai duta budaya Indonesia, tunas-tunas muda harapan bangsa Indonesia itu akan membawakan berbagai tarian asli Nusantara seperti Tari Lenggang Lagak dari Betawi, Tari Gantar Alak dari Kalimantan serta tari Tarek Pukat dan tari Ratoeh Jaroh dari Aceh.

Alisha Oriana, salah satu siswi Labschool yang juga ikut bersama rombongan ke Spanyol mengaku Ia dan teman-temannya telah mempersiakan diri selama dua bulan untuk mengikuti festival tari tahunan ini. Berbagai latihan yang diberikan oleh para pelatih sanggar Gantari Gita Khatulistiwa mulai keindahan gerakan, keluwesan hingga kekompakan tim telah dilahapnya.

“Kami di gembleng usai pelajaran sekolah selama dua bulan oleh pelatih dari sanggar Gantari Gita Khatulistiwa untuk persiapan lomba. Mohon doa semuanya agar kami bisa meraih kemenangan di festival Dancing Catalonia,” jelas siswi kelas tujuh ini.

Sebagai duta budaya, kemampuan siswa-siswi Labschool yang mewakili merah putih dalam ajang tari Internasional telah membangun citra Indonesia di forum Internasional dan juga menunjukkan ‘wajah’ Indonesia sebenarnya yang kaya akan budaya.

11 March 2016
Origin: Tribun News

滚动至顶部